Showing posts with label Pengantar SIM. Show all posts
Showing posts with label Pengantar SIM. Show all posts

0 P.Sim-5 KONSEP DASAR MANAJEMEN

KONSEP DASAR MANAJEMEN
Manajemen dapat diartikan sebagai kegiatan-kegiatan yang dikerjakan bersama-sama untuk menentukan, mengintegrasi dan mencapai tujuan-tujuan organisasi
Fungsi-fungsi Manajemen

Menurut Henry Fayol, manajer melakukan 5 fungsi manajemen
1. Planning / Perencanaan
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.

2. Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.

3. Staffing
Staffing adalah fungsi manajemen yang berusaha untuk menarik calon karyawan. Untuk mengerjakan fungsi-fungsi manajeme, Penempatan Tenaga Kerja, penem-patan sumberdaya manusia

4. Directing
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.

5. Controlling
Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.


KONSEP DASAR MANAJEMEN
• Piramida organisasi
Tingkat manajemen menurut Robert N. Anthony ada tiga tingkatan pokok yaitu tingkatan puncak, menengah dan bawah
– TOP (PERENCANAAN STRATEGIS)
– MIDDLE (PENGENDALIAN MANAJEMEN)
– LOW (PENGENDALIAN OPERASIONAL)
Tingkatan Manajemen
Tingkatan manajer di dalam organisasi adalah :
1. Tingkat perencanaan strategis
contoh : Direktur, Presiden Direktur
– Keputusannya berpengaruh ke seluruh organisasi untuk masa kini dan masa datang
– Lebih membutuhkan informasi yg bersifat rangkuman daripada informasi yg detail.

2. Tingkat pengendalian manajemen
contoh : Kepala Divisi, Kepala Cabang
– Manajer pd tingkatan ini melakukan pekerjaan yang bersifat taktis.
– Mereka bertanggung jawab dalam meletakkan perencanaan menjadi pekerjaan nyata, dan memastikan tercapainya tujuan.

3. Tingkat pengendalian operasional
contoh : Mandor, Supervisor, Leader
– Merupakan orang yang bertanggung jawab menjalankan perencanaan yg dibuat oleh manajer tingkat diatasnya.
– Pada tingkat inilah operasional perusahaan ditangani.
– Lebih membutuhkan informasi yg detail


Kegiatan Manajemen
1. Perencanaan strategis
Proses evaluasi lingkungan organisasi, penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi-strategi

2. Pengendalian manajemen
Proses untuk meyakinkan bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang telah ditetapkan

3. Pengendalian operasional
Proses untuk meyakinkan bahwa tiap-tiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan efisien


Kegiatan-kegiatan Manajemen
A. Top Management
1. Perencanaan jangka panjang & jangka pendek
2. Perumusan kebijakan
3. Kaji ulang menyeluruh dan evaluasi
4. Penyelesaian masalah kritis
5. Kegiatan-kegiatan rapat & kepemimpinan

B. Low Management
1. Pengawasan langsung
2. Kaji ulang terperinci dari operasi
3. Pengawasan operasional
4. Penanganan masalah-masalah personil

Sumber Daya Manajemen terdiri dari 6M
1. Men (manusia)
2. Money (Uang)
3. Material (bahan-bahan)
4. Machines (mesin)
5. Method (metode)
6. Market (pemasaran)

Read more

0 P.Sim-4 KONSEP DASAR ORGANISASI

KONSEP DASAR ORGANISASI
1. Arti Organisasi
Organisasi berasal dari bahasa Yunani Organon atau dalam bahasa Latin organum yang artinya alat, bagian atau anggota badan. Dari berbagai macam batasan organisasi dapat disarikan adanya dua pengertian, yaitu pertama rumusan J.D. Mooney yang menyatakan organisasi sebagai perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama, dan kedua batasan C.I. Barnard yang menyebutkan organisasi sebagai sistem dari usaha-usaha kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Definisi Organisasi :
Suatu sistem perilaku orang-orang yang saling berinteraksi dalam melaksanakan pekerjaan atau tugas

Definisi Struktur Organisasi :
kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan- hubungan diantara fungsi-fungsi


UNSUR-UNSUR ORGANISASI :
Manusia
Sasaran
Tempat kedudukannya
Pekerjaan
Teknologi
Struktur
Lingkungan

STRUKTUR ORGANISASI :
1.Organisasi Lini
2.Organisasi Lini & Staff
3.Organisasi Fungsional

1. Organisasi Lini (Garis)

Organisasi Lini adalah bentuk organisasi di mana pimpinan dipandang sebagai sumber wewenang tunggal. Garis komandonya kuat dan hanya satu, yaitu dari atas ke bawah. Dengan demikian segala keputusan kebijaksanaan dan tanggung jawab ada pada satu tangan. Bentuk ini biasanya dipakai untuk organisasi yang orang-orangnya sedikit sehingga tugas-tugas pekerjaan yang ada di dalamnya juga tidak terlampau kompleks.

Struktur Lini
Ciri :
Hubungan antara pimpinan & bawahan masih bersifat langsung melalui satu garis wewenang
Jumlah karyawan sedikit
Pucuk pimpinan biasanya pemilik perusahaan
Organisasi kecil

Struktur Lini
Keuntungan
Kesatuan pimpinan berada dalam satu tangan
Pengambilan keputusan cepat
Garis pimpinan tegas
Pengendalian secara ketat dapat dilaksanakan
Kelemahan
Tidak dapat dibedakan antara tujuan pribadi dengan tujuan perusahaan
Kecenderungan pimpinan diktator
Organisasi terlalu bergantung pada satu orang
Kesempatan karyawan berkembang terbatas

2. Organisasi Lini dan Staf

Organisasi Lini dan Staf adalah organisasi di mana pimpinan dibantu oleh sekelompok staf, yang mempunyai wewenang fungsional memberikan bantuan pemikiran/saran-saran. Sedangkan wewenang komando tetap berada di tangan pimpinan atau kelompok lini, yang melaksanakan tugas-tugas pokok dalam organisasi dan yang berhak mengambil keputusan terakhir. Bentuk ini lebih sesuai untuk organisasi yang besar dengan kegiatan yang banyak dan kompleks dan melibatkan banyak orang

Struktur Lini & Staff
Ciri :
Organisasi besar dan komplek
Jumlah karyawan besar
Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung

Struktur Lini & Staff
Keuntungan
Pimpinan tetap berada pada satu tangan
Adanya pembagian tugas yang jelas
Bakat dapat dikembangkan
Kelemahan
Tidak ada perbedaan antara perintah dan bantuan
Solidaritas karyawan kurang, karena tidak saling mengenal
Persaingan kurang sehat sering terjadi

3. Organisasi Fungsional

Organisasi Fungsional adalah organisasi di mana orang-orang digolongkan menurut fungsi atau pekerjaan yang mereka lakukan. Dalam bentuk organisasi fungsional bawahan mendapat perintah dari beberapa kepala bagian yang masing-masing ahli dalam bidangnya.

Struktur Fungsional
Ciri :
Pembidangan tugas dapat dibedakan dengan jelas
Spesialisasi karyawan dapat berkembang optimal
Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan

Struktur Fungsional
Keuntungan
Karyawan dapat terampil di bidang masing-masing
Efisiensi & produktifitas dapat ditingkatkan
Solidaritas, moral & disiplin karyawan tinggi
Kelemahan
Pekerjaan kadang-kadang sangat bosan
Karyawan hanya mementingkan bidangnya

Read more

0 P-SIM-1 Kosep Dasar Sistem

KONSEP DASAR SISTEM
Definisi sistem
• Menurut Gordon B. Davis:
Sistem adalah seperangkat unsur-unsur yang terdiri dari manusia, alat, konsep dan prosedur yang dihimpun menjadi satu untuk maksud dan tujuan bersama.
• Menurut Raymond Mc. Leod:
Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan

Karakteristik Sistem
1. Components (Komponen)
2. Boundary (Batasan Sistem)
3. Enviroments(Lingkungan Luar Sistem)
4. Interface (Penghubung Sistem)
5. Input (Masukan)
6. Output (Keluaran)
7. Proses (Pengolahan Sistem)
8. Objectives & Goal (Sasaran & Tujuan Sistem)



o Komponen / elemen (component)
Suatu sistem terdiri dari komponen yang saling berinteraksi , artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen - komponen dari suatu sistem biasanya dikenal dengan subsistem.
Subsistem ini mempunyai sifat-sifat dari sistem itu sendiri dalam menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
Suatu sistem juga mempunyai sistem yang lebih besar yang dikenal dengan Suprasistem.
Contoh :
Jika suatu perusahaan dipandang sebagai suatu sistem , maka industri akan dipandang sebagai Suprasistem.


o Batas Sistem (boundary)
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dengan adanya batas sistem ini maka sistem dapat membentuk suatu kesatuan, karena dengan batas sistem ini fungsi dan tugas dari subsistem yang satu dengan lainnya berbeda tetapi tetap saling berinteraksi. Dengan kata lain batas sistem ini merupakan ruang lingkup atau scope dari sistem / subsistem itu sendiri.
Contoh :
Sistem Keuangan - Sistem Akuntansi
- Kasir
- Administrasi Keuangan
- Personalia

o Lingkungan Luar Sistem (Environment)
Segala sesuatu diluar dari batas sistem yg mempengaruhi operasi dari suatu sistem disebut Lingkungan luar sistem (environment). Lingkungan luar sistem ini dapat bersifat menguntungkan atau merugikan.
Lingkungan luar yang bersifat menguntungkan harus dipelihara dan dijaga agar tidak hilang pengaruhnya , sedangkan lingkungan yang bersifat merugikan harus dimusnahkan dan dikendalikan agar tidak mengganggu operasi dari sistem.

o Penghubung Sistem (Interface)
Penghubung Sistem merupakan suatu media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan, sehingga sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang satu ke subsistem lainnya. Dengan kata lain melalui penghubung ini output dari suatu subsistem akan menjadi input sari subsistem lainnya.

o Masukan (Input)
Energi yang dimasukkan ke dalam suatu sistem disebut INPUT. Masukan ini dapat berupa : - Masukan Perawatan (Maintenance Input)
Yaitu energi yang dimasukkan supaya sistem itu dapat beroperasi.
Contoh : Program untuk mengoperasikan komputer.
- Masukan Sinyal (signal input)
Yaitu energi yang diproses untuk diperolehnya suatu keluaran.
Contoh : Data

o Pengolah (Process)
Suatu sistem mempunyai bagian pengolah yang akan mengubah input menjadi output.
Contoh : - CPU pada komputer
- Bagian produksi yang mengubah bahan baku menjadi barang jadi.
- Bagian akuntansi yang mengolah data transaksi menjadi laporan - laporan Keuangan.

o Keluaran (Output)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah. Keluaran ini dapat diklasifikasikan sebagai :
- Keluaran yang berguna
Contoh : Informasi yang dikeluarkan oleh komputer
- Keluaran yang tidak berguna yang dikenal sebagai sisa pembuangan
Contoh : panas yang dikeluarkan oleh komputer.

o Sasaran sistem (Objective) dan Tujuan sistem (Goal)
Setiap sistem pasti mempunyai tujuan ataupun sasaran yang mempengaruhi input yang dibutuhkan dan output yang akan dihasilkan. Dengan kata lain, suatu sistem akan dikatakan berhasil kalau pengoperasian sistem itu mengenai sasaran atau tujuannya.

CONTOH APLIKASI :

A. Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru
1.Komponen
-Calon Mahasiswa
-Front office
-Surat Keterangan Lulus
-Ijasah SMU
2.Boundary (Batasan System) : Pendaftaran mahasiswa baru 2007-2008 di BSI
3.Environment (lingkungan Luar System) : BAAK & BAU
4.Interface (Penghubung Sistem)
-Calon mahasiswa mendaftar ke BSI
-BAAK memberikan respon memberikan penjelasan kuliah, dsb
5.Input (Masukan)
-Ijasah SMU
-Surat Keterangan Lulus
-Formulir
6.Output (Keluaran)
-Nomor Induk Mahasiswa
-Surat Penerimaan Mahasiswa
7.Proses (Pengolahan Sistem)
-Calon mahasiswa meminta penjelasan tentang perkuliahan
-BAAK memberikan penjelasan tentang perkuliahan dan memberikan formulir pendaftaran kosong ke calon mahasiswa
-Calon mahasiswa mendaftar menjadi mahasiswa dengan mengisi formulir
-BAAK mencatat dan mengentri informasi dari formulir yang telah diisi
-BAAK memberikan Nomor induk mahasiswa
8.Objective & Goal (Sasaran & Tujuan Sistem)
-Mahasiswa dapatr mengetahui informasi perkuliahan di BSI
-Mahasiswa dapat masuk sebagai mahasiswa BSI

KLASIFIKASI SISTEM

Suatu sistem dapat diklasifikasikan sebagai:
o Sistem ABSTRAK (Abstract system )
Sistem ini merupakan sistem yang tidak tampak secara fisik, karena hanya berupa pemikiran atau ide-ide.
Contoh : Sistem Teologia yang merupakan suatu sistem yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan manusia.
o Sistem FISIK (Physical system)
Sistem fisik merupakan sistem yang tampak secara fisik sehingga setiap mahluk dapat melihatnya.
Contoh : Sistem Komputer
Sistem Akuntansi
Sistem Produksi

o Sistem ALAMIAH (Natural system)
Sistem alamiah ini adalah sistem yang terjadi dari proses - proses alam dalam arti tidak dibuat oleh manusia.
Contoh : Sistem Geologi : sungai, pegunungan
Sistem Solar : galaxy, tata surya

o Sistem buatan manusia (Human made system)
Sistem ini merupakan sistem yg dirancang & didisain oleh manusia.
Contoh : Sistem Informasi - manusia - komputer
Man - machine system / human-machine system
Interaksi antara manusia dan mesin

o Sistem Deterministik (Deterministic System )
Sistem yg beroperasi dengan tingkah laku yg dapat diramalkan disebut sistem
deterministik . Interaksi antar tiap-tiap bagian dapat dideteksi, sehingga outputnya juga dapat diramalkan.
Contoh : Sistem Komputer

o Sistem Tak Tentu (Probabilistic System )
Sistem ini adalah sistem dimana kondisi masa depannya tak dapat diramalkan karena mengandung probabilitas.
Contoh : Sistem Manusia

o Sistem Tertutup (closed system)
Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh
lingkungan luarnya. Sebenarnya didunia ini tidak ada sistem yg benar-benar tertutup.
Yang ada hanyalah sistem yang secara relatif tertutup (relatively closed system )

o Sistem Terbuka (open system)
Sistem ini kebalikan dari sistem tertutup, karena sistem terbuka adalah sistem yg berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungannya. Oleh sebab itu sistem ini harus mempunyai suatu sistem pengendalian (control system) yang baik, agar yg masuk
hanya pengaruh - pengaruh yang baik saja.
Contoh : sistem kebudayaan Indonesia


Read more

Delete this element to display blogger navbar

 
© 2010 The Students Computer is proudly powered by Blogger